Ketentuan Baru Barang Bawaan Penumpang dan Awak Sarana Pengangkut

Published by PDAD on

Terhitung Sejak 1 Januari 2018 Ketentuan Baru Mengenai Barang bawaan Penumpang dan Awak Sarana Pengangkut telah diberlakukan Direktorat Jendral Bea dan Cukai. Aturan baru ini dilatarbelakangi oleh pertumbuhan pendapatan perkapita dan arus penumpang di Indonesia yang semakin meningkat.

Beberapa perubahan kebijakan dalam regulasi baru ini diantaranya:

  1. Nilai pembebasan bea masuk untuk barang pribadi penumpang yang semula (Free on Board) USD 250 meningkat menjadi USD 500 per orang;
  2. Penghapusan istilah ‘keluarga’ yang semula mendapatkan pembebasan USD 1000;
  3. Penyederhanaan pengenaan tarif bea masuk yang sebelumnya dihitung item per item barang, menjadi hanya tarif tunggal yaitu 10%;
  4. Kemudahan prosedur bagi para penumpang yang akan membawa barang-barang ke luar negeri untuk dibawa kembali ke Indonesia. Dengan diberitahukan terlebih dahulu (tersedia format pemberitahuan) saat keberangkatan kepada petugas bea cukai.

Selain hal tersebut, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) juga membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pelayanan Barang Bawaan Penumpang berupa pelayanan one stop service kepada penumpang yang mengalami kesulitan dengan proses penyelesaian barang bawaannya. Satgas ini tersedia di 4 bandar udara (bandara) internasional di Indonesia dengan jalur komunikasi langsung (hotline) yang dapat dihubungi, yaitu melalui contact center Bea Cukai 1500225 atau Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta (081289330168), Bea Cukai Bandara Juanda Surabaya (08113009147), Bea Cukai Bandara Ngurah Rai Bali (085934484644), dan Bea Cukai Bandara Kualanamu Medan (081361709382).

Categories: Info Terkini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Telp: 0821 4575 9161 | E-mail: [email protected]