Sinergi Bea Cukai Atambua, BPOM dan BNN Kab. Belu dalam Sosialisasi Tupoksi di Desa Silawan

Published by PLI BC ATAMBUA on

Guna memperkuat sinergitas pelaksanaan tugas di perbatasan Indonesia-Timor Leste, Bea Cukai Atambua bersama BPOM dan BNN Kab.Belu melaksanakan sosialisasi mengenai tugas dan fungsi masing – masing instansi serta pencegahan peredaran makanan tidak layak edar dan peredaran Narkotika & Psikotropika di Perbatasan Indonesia – Timor Leste, yaitu Desa Silawan pada Senin, 15 November 2021.

Dalam sosialisasi ini Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan, Wilfridus Wila Kuji, menjelaskan peran dan fungsi Bea Cukai Atambua di perbatasan RI-RDTL. Wilayah pengawasan yang luas meliputi empat kabupaten di perbatasan yaitu Belu, Malaka, TTU, dan Alor, menjadikan Bea Cukai Atambua memiliki tugas yang sangat penting dalam menjaga wilayah Indonesia dari masuknya barang-barang berbahaya bagi masyarakat.

Banyaknya pintu masuk dan jalur tidak resmi perlintasan orang di perbatasan menjadi titik rawan terjadinya kegiatan penyelundupan. Dibutuhkan adanya pengawasan yang efektif melalui peningkatan sinergitas dan kerjasama antar semua komponen yang ada, baik dari instansi yang ada di perbatasan maupun masyarakat.

“Bea Cukai membutuhkan kerjasama dan bantuan masyarakat dalam menjaga wilayah perbatasan dari masuknya barang-barang berbahaya yang dapat merusak generasi muda kita. Mari kita bersama-sama menjaga wilayah perbatasan NKRI tercinta ini” kata Wilfridus Wila Kuji.

Melalui sosialisasi ini diharapkan masyarakat dapat memahami pentingnya pengawasan arus lalu lintas orang dan barang di perbatasan sehingga dapat berperan aktif ikut serta menjaga wilayah perbatasan NKRI.

#BeaCukaiMakinBaik
#TerdepanTerbaik

Categories: Info Terkini

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Telp: 0821 4575 9161 | E-mail: [email protected]