Penipuan Mengatasnamakan Petugas Bea Cukai

Published by PLI BC ATAMBUA on

Atambua, 13/10/2021. Maraknya penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai dewasa ini semakin membuat resah masyarakat. Berikut adalah beberapa modus penipuan dan cara pencegahannya:

  1. Modus jual beli online dalam negeri.

Pelaku menawarkan barang pada media sosial khususnya Facebook dan Instagram, dengan harga yang sangat murah jauh dibawah harga pasar. Pelaku menawarkan baragn tersebut sebagai sitaan Bea Cukai, tanpa pajak dan sejenisnya.

Setelah terjadi transaksi jual-beli, oknum pelaku lainnya menghubungi korban mengaku sebagai petugas Bea Cukai menyatakan bahwa barang yang dibeli ilegal dan meminta korban mentransfer uang ke rekening pelaku dalam rangka pemenuhan kewajiban perpajakannya. Modus ini mayoritas disertai ancaman akan dijemput polisi, kurungan atau denda puluhan juta rupiah apabila tidak mentransfer uang.

  • Lelang palsu

Dalam modus ini, oknum mengatakan bahwa pihak Bea Cukai sedang menyelenggarakan lelang tertutup, tetapi resmi. Pelaku menawarkan lelang melalui beberapa saluran, seperti media sosial, whatsapp group, atau SMS berantai. Calon korban diminta untuk transfer uang ke rekening pribadi bahkan sampai disamarkan menjadi rekening bendahara lelang.

  • Modus kiriman dari luar negeri

Modus ini paling sering ditemui di masyarakat dikarenakan si pelaku harus terlebih dahulu berkenalan atau membangun kepercayaan selama berbulan-bulan. Modus jenis ini paling banyak menyerang kaum hawa karena kepercayaan yang telah dibangun oleh si pelaku penipuan dengan motif asmara dan menimbulkan kerugian paling besar. Cara kerja modus ini, setelah pelaku berkenalan dan membangun kepercayaan, pelaku mengaku bahwa dirinya mengirimkan barang kepada korban yang biasanya berisi ponsel, tas, emas termasuk uang. Kemudian, oknum yang mengaku petugas Bea Cukai menyatakan bahwa paket ditahan oleh Bea Cukai karena barangnya melebihi nilai batasan, atau harus bayar bea masuk. Korban biasanya diminta transfer sejumlah uang agar barang dapat dikirimkan ke penerima ke rekening pribadi milik pelaku.

  • Teman di tahan di bandara

Modus kali ini diawali dengan korban yang berkenalan dengan pelaku melalui media online. Setelah beberapa lama, pelaku menyatakan ingin mengunjungi Indonesia. Pada saat pelaku mengaku sudah sampai di Indonesia, pelaku menghubungi korban dan menyatakan dirinya ditahan karena membawa uang dalam jumlah banyak dan meminta agar korban mentransfer uang agar dirinya dibebaskan.

  • Modus kiriman diplomatik

Pelaku menghubungi korban bahwa terdapat kiriman dengan jenis kiriman diplomatik. Untuk meyakinkan korban, pelaku kadang membuat surat resmi seolah-olah memang benar barang tertahan di Bea Cukai. Selanjutnya, korban diminta untuk mentransfer sejumlah uang agar paket tersebut dapat diteruskan ke penerima.

  • Modus jasa penyelesaian tangkapan bea cukai

Pada modus ini, pelaku menawarkan jasa bahwa pelaku dapat membantu menyelesaiakan kasus dan mengembalikan barang yang telah disita oleh petugas Bea Cukai. Ini adalah modus double-hit yang menjadi terusan setelah pelaku menjual barang kepada korban, dengan begitu pelaku mendapatkan keuntungan dari barang tipuan dan pemerasan

Dari beberapa jenis modus penipuan yang telah dijelaskan di atas dapat disimpulkan yang menjadi ciri utama modus penipuan adalah menghubungi menggunakan nomor pribadi, mengaku sebagai pejabat Bea Cukai, mengancam untuk memproses ke jalur hukum, dan meminta transfer sejumlah uang ke nomor rekening pribadi

Kiat-kiat agar terhindar dari modus penipuan:

  1. Kenali rekening yang digunakan oleh pelaku. Pembayaran bea masuk dan pajak impor tidak dilakukan melalui rekening pribadi melainkan langsung ke rekening penerimaan negara dan menggunakan kode billing;
  2. Selanjutnya, lakukan pengecekan barang kiriman secara mandiri melalui laman www.beacukai.go.id/barangkiriman untuk penipuan yang menggunakan modus barang kiriman. Karena semua barang kiriman dari luar negeri yang diberitahukan secara legal ke Bea Cukai akan dapat ditemukan/dilacak pada laman tersebut.
  3. hubungi petugas Bea Cukai dalam hal ada oknum yang mengaku Petugas Bea dan Cukai. Masyarakat dapat mendatangi langsung ke kantor Bea Cukai terdekat atau dapat menghubungi media sosial resmi Bea Cukai

#BeaCukaiMakinBaik #TerdepanTerbaik #PenipuanBeaCukai #ModusPenipuan #BarangSitaanBeaCukai

Categories: Info Terkini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Telp: 0821 4575 9161 | E-mail: [email protected]