Bea Cukai Atambua Gagalkan Penyelundupan Impor Ratusan Karung Pakaian Bekas

Published by PLI BC ATAMBUA on

Atambua—Kegiatan pengawasan kepabeanan di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste yang dilakukan oleh Kantor Bea Cukai Atambua berhasil menggagalkan upaya penyelundupan impor 177 karung pakaian bekas pada Jum’at (10/05/2019) di Pantai Selewai, Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu.

Kepala Kantor Bea Cukai Atambua, Tribuana Wetangterah, mengungkapkan bahwa penindakan yang dilakukan oleh Kantor Bea Cukai tersebut berawal dari informasi mengenai akan adanya penyelundupan pakaian bekas di sekitar wilayah Teluk Gurita, menindaklanjuti hal itu Unit Pengawasan Kantor Bea Cukai Atambua segera melakukan patroli darat serta pemantauan di wilayah tersebut.

Sekira pukul 07.00 WITA di Pantai Selewai, tim patroli darat Bea Cukai Atambua berhasil menemukan dan melakukan penindakan terhadap kegiatan pembongkaran dan pemuatan pakaian bekas ke dalam satu unit light truk plat DH 9246 EA dan satu unit mobil pickup plat DH 9543 EE. Pakaian bekas tersebut diduga berasal dari Timor Leste dan masuk ke Indonesia tanpa dokumen pemberitahuan impor barang.

Untuk keperluan pencacahan dan pemeriksaan, barang bukti berupa 177 karung pakaian bekas, satu unit light truk dan satu unit mobil pickup dibawa ke Kantor Bea Cukai Atambua untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Atas kejadian ini pelaku dituntut dengan ancaman pidana sebagaimana dimaksud dalam pasal 102 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan dengan pidana penjara paling singkat 1(satu) tahun dan pidana penjara paling lama lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling sedikit Rp 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp 5.000.000.000,00 (lima milyar rupiah).

Selain itu, kegiatan tersebut juga melanggar Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 51/M-Dag/Per/7/2015 Tahun 2015 tentang Larangan Impor Pakaian Bekas.

Categories: Info Terkini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Telp: 0821 4575 9161 | E-mail: [email protected]